Temukan Beragam Destinasi Liburan Dalam 1 Aplikasi. Download Sekarang!   Get it on Google Play Get it on Appstore

Turki, Destinasi Wisata Eurasia yang Bersahabat untuk Masyarakat Indonesia


Masjid Biru. Foto: Haris Kurniawan/Merdeka.com Masjid Biru. Foto: Haris Kurniawan/Merdeka.com



Turki dikenal sebagai negara transkontinental, karena memiliki batas wilayah dua benua yakni Eropa dan Asia (Eurasia).  Salah satu keunikan ini juga menjadi daya tarik wisatawan untuk menyambangi negara yang berawal dari Kerajaan Utsmaniyah tersebut.

Meski berada di dua benua, Turki menjadi negara yang bersahabat untuk wisatawan Indonesia. Hal ini tidak lepas karena banyaknya masyarakat Turki yang mampu berbahasa Indonesia. Bahkan, beberapa pedagang di wilayah ini mampu berbahasa dan menerima mata uang rupiah.

Dengan gambaran itu, maka tidak salah bila memasukkan Turki ke dalam list liburan Anda berikutnya. Ada beberapa destinasi wisata menarik yang dapat Anda kunjungi. Mau tahu destinasi wisata menarik di Turki?

Liburan Anda di Turki bisa dimulai dengan mengunjungi Sultan Ahmed Camii atau lebih dikenal sebagai Masjid Biru di Istanbul, Turki. Masjid ini menjadi salah satu bangunan termegah di Turki. Masjid Biru merupakan salah satu peninggalan zaman kejayaan Dinasti Ottoman yang masih berfungsi hingga saat ini.

Meski dikenal dengan sebutan Masjid Biru, tidak seluruh bangunan masjid berwarna biru. Hanya pada bagian kubah yang bertumpuk memiliki warna tersebut. Jika Anda berkunjung pada bulan April, maka bunga tulip yang bermekaran akan menyambut di pelataran masjid.

Puas mengunjungi Masjid Biru, wisata di Turki, khususnya Kota Istanbul bisa berlanjut dengan mendatangi Istana Topkapi. Di dalam istana yang megah ini terdapat sebuah museum yang berisi peninggalan bersejarah dinasti Utsmaniyah. Selain itu, di dalam museum tersebut juga tersimpan jubah dan pedang Nabi Muhammad SAW.

Kemegahan Istana Topkapi semakin terlihat, karena dari dikelilingi benteng pertahanan sepanjang 4 kilometer. Dari salah satu sudutnya juga membentang Selat Bosphorus dan Laut Marmara.

Turki memang bersahabat untuk wisatawan Indonesia, usai berjalan-jalan di dua tempat tersebut, Anda tidak terlalu sulit untuk merasakan makanan khas Indonesia. Karena, masih di Kota Istanbul, terdapat Warung Nusantara. Di warung ini menyediakan makanan khas Indonesia, salah satu yang paling banyak dipesan ialah nasi uduk. Tidak jauh dari warung ini, terdapat kios-kios yang menjual roti dan beragam souvenir. Sebagian dari mereka mampu berbahasa Indonesia dan menerima mata uang rupiah.

Safranbolu menjadi salah satu kota penting di Turki, mengingat kota ini merupakan pusat perdagangan sejak era Kerajaan Ottoman pada abad ke-13. Hingga kini peninggalan-peninggalan abad ke-13 masih kental jika Anda berkunjung ke Safranbolu.

Bangunan khas era Dinasti Ottoman masih berdiri kokoh di sepanjang jalan. Berwisata ke sini, Anda seolah diajak menyusuri lorong waktu merasakan era perdagangan kafilah pada masa Turki kuno.

Gedung-gedung tua yang masih terawat membuat Safranbolu kian tersohor, belum lagi sertifikat sebagai salah satu kawasan warisan dunia dari UNESCO semakin membuat kota ini populer dan menjadi magnet wisata.

Perjalanan menuju Turki dari Jakarta memang tidak sebentar, membutuhkan waktu 12 jam dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Bandara Internasional Ataturk di Istanbul. Tapi, perjalanan dengan waktu tempuh panjang itu dapat terasa nyaman bersama Turkish Airlines.

Dapatkan promo menarik dari Turkish Airlines untuk kelas ekonomi mulai dari 9 jutaan ke berbagai kota di dunia. Penawaran menarik ini berlangsung hingga 23 September 2018 dan nantikan promo menarik tiket di pameran EXTRA dari Golden Rama Tours and Travel.

Jadikan Golden Rama Tours & Travel pintu gerbang Anda menuju destinasi yang luar biasa


Kembali Ke Atas