Temukan Beragam Destinasi Liburan Dalam 1 Aplikasi. Download Sekarang!   Get it on Google Play Get it on Appstore

Fakta Dan Sejarah Sydney Opera House, Landmark Terkemuka Di Australia


Sydney

Berkunjung ke Australia rasanya kurang afdol jika tak berfoto di salah satu landmark terkemuka negara itu. Apalagi kalau bukan Sydney Opera House atau Gedung Opera Sydney.

Bangunan bersejarah ini seolah menjadi lokasi yang wajib dikunjungi jika ke Negeri Kanguru. Bentuknya yang unik dan nilai sejarah yang tinggi merupakan alasan mengapa harus berkunjung ke tempat itu.

Banyak fakta dan sejarah yang dimiliki Sydney Opera House, mulai dari proses pembangunan hingga fungsi dari bangunan itu sendiri. Mau tau, apa saja fakta dan sejarah Gedung Opera Sydney?

Mulai dari gaya arsitek, bangunan ini dikenal unik karena menyerupai cangkang kerang berlapis. Model ini lah yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berfoto dengan latar belakang Sydney Opera House. Desain bangunan itu merupakan hasil karya Jorn Utzon seorang seniman dari Denmark.

Jorn Utzon bukanlah orang yang sengaja ditunjuk untuk membuat sketsa Sydney Opera House. Ia dipercaya untuk membuat desain setelah berhasil memenangkan sayembara kompetisi desain yang diselenggarakan Joseph Cahill, seorang pemerintah New South Wales pada tahun 1955.

Sang arsitek terpilih setelah menyingkirkan 233 sketsa milik arsitek dari 32 negara. Karya Utzon dinilai paling pas untuk menggambarkan sebuah aula besar yang bisa menampung 3000 pengunjung, dengan tambahan beberapa aula kecil yang bisa diisi 1200 orang.

Pembangunan Sydney Opera House bukan tanpa perdebatan. Terbukti, untuk meloloskan izin pembangunan saja pemerintah setempat membutuhkan waktu hingga puluhan tahun, mulai dari 1940-an.

Penentuan lokasi juga tak lepas dari proses negosiasi, Cahil meminta bangunan dekat dengan stasiun dan pusat bisnis, sementara Direktur Conservatorium Musik New South Wales bersikeras bahwa Bennelong Point merupakan lokasi yang cocok untuk pembangunan gedung opera. Akhirnya, Cahil pun mengalah.

Berhasil membuat desain Sydney Opera House, Utzon pun mendapatkan penghargaan Pritzker Architecture Prize, sebuah penghargaan tertinggi arsitektur pada tahun 2003. Pritzker Prize menilai Sydney Opera House adalah karya besar dan ikonik abad ke 20.

Kontruksi pertama pembangunan Sydney Opera House dimulai pada Maret 1959. Proses pengerjaannya pun tak langsung tuntas, butuh empat tahun untuk memastikan gedung itu siap untuk digunakan. Tercatat, periode pertama dilakukan pada 1959-1963 yang terdiri dari pembangunan podium atas

Tahap II dilaksanakan pada tahun 1963-1967, yakni pembangunan kerang luar dan terakhir di tahun 1967-1973 melingkupi pengerjaan desain dan konstruksi interior.

Dengan proses yang panjang itu, akhirnya terbentuklah Sydney Opera House. Dengan nilai sejarah yang tinggi, tak heran jika bangunan itu masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2007.

Untuk melihat langsung Sydney Opera House, Anda bisa langsung mencoba paket menarik dari Golden Rama Tours and Travel melalui penawaran 4 Hari Lihat Eazy Sydney.

Jadikan Golden Rama Tours & Travel pintu gerbang Anda menuju destinasi yang luar biasa.     


Kembali Ke Atas