Download  Temukan Beragam Destinasi Liburan Dalam 1 Aplikasi. Download Sekarang!   Get it on Google Play Get it on Appstore
Whatsapp

5 Negara yang Telah Dibuka Kembali untuk Wisatawan Indonesia


pexels-alexandr-podvalny-1008155


5 negara berikut telah mengizinkan kembali wisatawan asing berkunjung, termasuk wisatawan dari Indonesia. Tentunya ada hal-hal yang menjadi syarat masuk ke negara-negara tersebut. Sebelum memutuskan untuk berkunjung ke negara-negara tersebut simak dulu apa saja hal-hal yang harus diperhatikan.


USA

USA terbuka kembali untuk wisatawan asing termasuk wisatawan Indonesia, baik yang menggunakan visa bisnis maupun visa turis. Wisatawan yang tiba harus menunjukan bukti negatif hasil tes PCR maksimal 72 jam sebelum keberangkatan.  Tidak ada larangan jenis vaksin yang digunakan wisatawan. Jika belum divaksin, wisatawan berkesempatan ikut vaksin di USA. Beberapa negara bagian masih memberlakukan karantina bagi wisatawan asing yang tiba. Sebagian lagi tidak perlu karantina. Sebaiknya cek dulu sebelum berangkat.

Source: visittheusa.com

Turki


Turki telah membuka kembali negaranya untuk para wisatawan asing, baik yang menggunakan visa bisnis maupun visa turis. Saat tiba di Turki, wisatawan harus mendapatkan kode Hayat Eve Sigar (HES) melalui aplikasi secara online. Wisatawan juga harus menunjukan bukti hasil tes PCR negatif yang dilakukan maksimal 72 jam sebelum keberangkatan. Tidak perlu karantina khusus bagi wisatawan yang datang ke Turki. Tidak ada larangan untuk jenis vaksin yang digunakan wisatawan.


Source: visasturkey.com


Spanyol


Wisatawan asing dengan visa turis ataupun bisnis diijinkan masuk ke Spanyol. Wisatawan diharuskan melakukan tes PCR maksimal 72 jam sebelum keberangkatan.  Tidak ada karantina khusus saat tiba di Spanyol. Wisatawan yang datang telah mendapatkan vaksinasi lengkap setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan. Jenis vaksin yang diperbolehkan adalah Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Johnson n Johnson, Sinopharm, dan Sinovac. Sertifikat vaksin yang telah didapat harus diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol dan dilegalisasi di Kedutaan Spanyol.


Source: schengenvisainfo.com


Maldives


Maldives memberlakukan bebas visa 30 hari untuk turis Indonesia.  Wisatawan yang datang ke Maldives tidak harus sudah vaksin, hanya perlu melampirkan bukti negatif hasil tes PCR yang dilakukan maksimal 96 jam sebelum kedatangan. Saat tiba di Maldives, wisatawan tidak perlu dikarantina. Wisatawan harus mengisi Traveler Health Declaration (THD) secara online dalam waktu 24 jam sebelum kedatangan dan juga saat meninggalkan Maldives. Tidak ada larangan untuk jenis vaksin yang digunakan wisatawan.


Sources: tourism.gov.mv


Uni Emirate Arab (Dubai)


Tidak semua wilayah UEA telah menerima kunjungan wisatawan asing. Namun, salah satu kotanya,  Dubai dapat dibilang cukup terbuka bagi wisatawan asing yang datang. Wisatawan harus mengunduh COVID-19 - DXB Smart App sebelum tiba di Dubai. Saat tiba di Dubai, wisatawan harus menunjukan bukti negatif hasil tes PCR yang dilakukan maksimal 48 jam sebelum keberangkatan. Jika terbukti negatif maka tidak ada karantina khusus.


Source: visitdubai.com


Tertarik untuk liburan ke destinasi internasional tersebut? Segera pesan tour di Golden Rama.


Jadikan Golden Rama Tours & Travel pintu gerbang Anda menuju destinasi yang luar biasa.


Kembali Ke Atas